Seno Aji Minta Pemprov Kaltim Rutin Evaluasi Capaian APBD 2023

Foto: Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim

SAMARINDA – DPRD Kaltim mengingatkan Pemprov Kaltim untuk melakukan evaluasi rutin terhadap capaian serapan APBD 2023. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) yang besar seperti pada tahun 2022 lalu.

Pada tahun 2022, Silpa Kaltim mencapai sekitar Rp6 triliun dari total APBD sebesar Rp14,87 triliun. Angka ini dianggap masih tinggi dan perlu ditekan.

Salah satu faktor penyebab Silpa adalah proses pengadaan barang dan jasa yang tidak efisien, terutama untuk proyek-proyek berskala besar. Oleh karena itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji, menekankan peran Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemprov Kaltim untuk memperbaiki proses lelang.

“Kami harapkan proses lelang dapat berjalan lebih cepat dan tepat, sehingga proyek-proyek dapat segera direalisasikan. Ini penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran dan menghindari Silpa,” ucap Seno. Rabu (25/10/2023)

Seno juga mengatakan bahwa langkah-langkah pengadaan barang dan jasa yang lebih awal akan diterapkan pada tahun ini, khususnya untuk proyek-proyek besar. Namun, ia juga menyadari bahwa potensi Silpa masih ada.

Untuk itu, Seno mengusulkan agar langkah pengadaan yang lebih awal dievaluasi secara berkala, agar pada tahun 2024, perencanaan proyek dapat lebih matang dan terstruktur.

“Kami ingin agar rencana proyek untuk tahun 2024 sudah disiapkan sejak sekarang, agar tidak ada lagi Silpa yang besar. Kami optimis bahwa langkah ini akan berdampak positif pada tahun 2024. Kami juga telah mengalokasikan dana sekitar Rp675 miliar untuk mengatasi Silpa dan berharap situasi akan lebih baik tahun depan,” tuturnya. (adv/dprdkaltim)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram