Perbasasi Kaltim Gelar Musker, Upaya Susun Strategi di PON 2028

Perbasasi Kaltim
Foto: Pelaksanaan musyawarah kerja Perbasasi Kaltim di Kantor KONI Kaltim.

Katamedia.id, Samarinda – Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar musyawarah kerja, di Kantor KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa.

Ketua Umum Perbasasi Kaltim, Nindya Listyono menyampaikan berbagai poin penting yang meningkatkan kerja-kerja organisasi Perbasasi Kaltim pada masa yang akan datang.

“Menanggapi berbagai macam fenomena dan anomali kegiatan-kegiatan dari Perbasasi Kaltim yang hari ini naik turun, bahwa ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar pria yang akrab disapa Tyo itu.

Tyo juga mengingatkan para anggota dan perwakilan Perbasasi yang ada dimasing-masing kabupaten/kota untuk bisa lebih fokus pada peningkatan prestasi atlet.

Jika berbicara komitmen, Tyo myakinkan bahwa dirinya betul-betul ada di dalam Perbasasi, dan hadir hingga saat ini sejak awal kepengurusan. Dirinya juga meminta semua pengurus agar bisa fokus pada pengembangan potensi.

“Untuk anak-anak kita di Perbasasi agar bisa berprestasi. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk Kaltim, sehingga teman-teman semua saya haturkan banyak terima kasih yang sudah siang malam berjuang untuk cabang olahraga (cabor) ini,” tegasnya.

Apresiasi diberikan juga pada pengurus Perbasasi di kabupaten/kota yang sudah dengan giat melangsungkan pelatihan dan kejuaraan-kejuaraan yang menambah jam terbang atlet.

Bahkan pada 2024 ini pengerjaan lapangan softball dan baseball yang ada di Stadion Palaran juga akan ditargetkan selesai akhir tahun ini. Langkah ini sebagai bentuk keseriusan dalam olahraga yang tahun ini absen di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

“Mudah-mudahan bisa digunakan pada akhir tahun 2024 ini. Itu anggarannya kurang lebih Rp 1,9 miliar, yang sudah kita alokasikan ke sana,” terangnya.

Pada kesemptan yang sama juga, Perbasasi Kaltim bagikan peralatan yang memang sudah dianggarkan, kurang lebih Rp 500 juta. Pihaknya juga mengatakan ini merupakan komitmennya yang benar-benar direalisasi.

Terlepas dari itu, Tyo juga melaporkan lapangan softball dan baseball yang ada di Samarinda, bakal diambil alih kepengurusannya oleh Perbasasi Samarinda yang melibatkan seluruh elemen softball dan baseball yang ada di kota ini.

“Karena berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga (AD/ART), Perbasasi itu terdiri dari beberapa pengurus kabupaten/kota yang ada di Kaltim menaungi beberapa klub,” imbuhnya.

Dirinya berharap ada banyak program yang diselenggarakan dan meningkatkan lagi prestasi dari perbasasi Kaltim kedepannya, hingga pelaksanaan PON ke XXII di NTT dan NTB pada 2028 mendatang.(*)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram